Javascript Disabled!

Please Enable Javascript if you disabled it, or use another browser we preferred Google Chrome.
Please Refresh Page After Enable

Powered By UnCopy Plugin.

Aksi Berlanjut, Buruh TKBM Demo di Depan Gerbang PT Agro Murni Minta Aturan Ditegakkan

DUMAI — Puluhan buruh Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang PT Agro Murni, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Kamis (8/10/2026).

​Puluhan buruh ini bahkan sudah bertahan di lokasi sejak pagi sehari sebelumnya. Tidak hanya berjaga, gelombang penolakan yang berulang membuat massa buruh nekat bermalam dan tidur di depan gerbang PT Agro Murni demi memperjuangkan hak mereka. Pasalnya, jadwal kerja yang seharusnya mereka jalani pada kemarin pagi berujung pada penolakan oleh pihak perusahaan. Tercatat, insiden ini merupakan penolakan kelima kalinya bagi para buruh untuk masuk dan melakukan aktivitas bongkar muat di area perusahaan.

​Aksi ini merupakan bentuk protes lanjutan menyusul belum adanya penyelesaian atas persoalan tenaga kerja bongkar muat. Para buruh mendesak perusahaan mematuhi aturan pemerintah, termasuk Permenkop Nomor 6 Tahun 2023 dan PP Nomor 7 Tahun 2021.

​Selain itu, massa buruh juga mendesak KSOP Dumai dan instansi terkait agar tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas sesuai kewenangannya untuk memastikan aturan TKBM dijalankan secara konsisten di lapangan.

​Salah seorang buruh, Andi Boy, menegaskan bahwa perjuangan ini akan terus dilakukan sampai persoalan tersebut mendapatkan titik terang.

​“Kami tidak akan pernah berhenti berjuang sampai aturan TKBM benar-benar dipatuhi. Apa pun yang terjadi, siap demi tegaknya aturan hukum,” tegasnya.

​Andi Boy juga kembali meminta KSOP Dumai segera turun tangan. Menurutnya, larangan bekerja yang telah berlangsung sejak akhir September dan berulang kali terjadi ini berdampak langsung terhadap penghasilan para buruh.

​“Kami bekerja hanya untuk mencari nafkah. Kami ingin bekerja dengan tenang sesuai aturan hukum. Jangan sampai hak kami untuk mencari nafkah terhenti tanpa kejelasan,” ujarnya.

​Pantauan di lokasi, puluhan truk pengangkut CPO terlihat parkir di badan jalan karena belum dapat memasuki area perusahaan sejak Rabu (7/10/2026). Para buruh masih bertahan di depan gerbang perusahaan sambil terus menyuarakan tuntutan mereka.

​Mereka meminta KSOP Dumai, Dinas Koperasi, Disnaker, dan aparat terkait segera turun tangan, memeriksa persoalan TKBM di PT Agro Murni, serta memastikan seluruh pihak menjalankan ketentuan yang berlaku agar aturan pemerintah tentang TKBM tidak berhenti sebatas aturan di atas kertas.

​Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih terus berlangsung di lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP