PEKANBARU — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Limapuluh mengintensifkan pengawasan terhadap ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok penting (bapokting). Petugas melaksanakan monitoring langsung di Pasar Lima Puluh, Jalan Sultan Syarif Qasim, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh, Sabtu (29/8/2026).
Pengecekan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini bertujuan memastikan pasokan kebutuhan pangan masyarakat di wilayah hukum setempat tetap mencukupi sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga.
Hasil peninjauan langsung di lapangan menunjukkan ketersediaan komoditas utama seperti beras, gula pasir, tepung, dan minyak goreng masih aman. Harga beras di tingkat pengecer stabil pada kisaran Rp16.000 hingga Rp16.500 per kilogram tergantung merek, sedangkan gula pasir berada di angka Rp19.000 per kilogram.
Petugas mencatat dinamika harga pada komoditas tertentu, seperti minyak goreng kemasan—Minyak Kita seharga Rp17.000 per liter, Sunco Rp42.000 per liter, dan Kamila Rp18.000 per kilogram—serta telur ayam ras di kisaran Rp55.000 per papan.
Secara umum, ketersediaan sembako di wilayah Kecamatan Lima Puluh relatif stabil dan tanpa indikasi kelangkaan yang signifikan. Melalui pengawasan ini, masyarakat diimbau tetap tenang dan berbelanja bijak sesuai kebutuhan guna mencegah aksi borong yang memicu kelangkaan.
Kegiatan monitoring berakhir pukul 10.45 WIB dalam situasi aman, tertib, kondusif, serta terkendali.












